Pidato Perdana Ketua LAK Kampar Marwas Dt. Bosau: Mari Bersama Menjaga dan Melestarikan Marwah Adat Kampar
GASPOLNEWS | BANGKINANG – Ketua Lembaga Adat Kampar (LAK) periode 2026–2031, Marwas Dt. Bosau, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT dan Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si. atas dukungan penuh terhadap pelestarian dan penguatan adat istiadat di Kabupaten Kampar. Penobatan Ketua LAK Kampar dilakukan oleh Nasrul Dt. Ajo Dubalai dengan pemasangan Keris dan pemasangan selempang oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar S.Sos MT.
Hal tersebut disampaikan Marwas Dt. Bosau dalam pidato perdananya setelah resmi dinobatkan sebagai Ketua Lembaga Adat Kampar melalui prosesi peletakan Detau oleh Bupati Kampar, pada kegiatan penobatan dan pengukuhan pengurus LAK periode 2026–2031 di Balai Adat Kampar, Bangkinang, Ahad (8/11/2026).
Marwas mengatakan, dukungan pemerintah daerah merupakan bagian penting dalam menjaga agar adat istiadat Kampar tetap tegak, lestari, dan terus dijalankan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
"Terima kasih kepada Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar selaku Payung Panji Adat Kampar dan Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti sebagai Siompu Payung Panji Adat Kampar yang telah memberikan dukungan penuh terhadap adat istiadat Kampar. Kita berharap adat tetap tegak, lestari, dan menjadi pedoman yang dijalankan dalam kehidupan sehari-hari," ungkap Marwas.
Selain kepada pemerintah daerah, Marwas juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana, Ninik Mamak, serta Sighompu yang telah bekerja keras dan bertungkus lumus menyukseskan kegiatan bersejarah tersebut.
Menurutnya, terselenggaranya prosesi penobatan dan pengukuhan pengurus LAK bukanlah hasil kerja satu atau dua orang, melainkan buah dari kebersamaan, kekompakan, dan dukungan seluruh unsur adat yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan adat istiadat di Kabupaten Kampar.
"Yang tidak kalah penting, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepanitiaan, Ninik Mamak, dan Sighompu yang telah bertungkus lumus dalam mewujudkan kegiatan yang sangat bersejarah ini. Semoga kebersamaan dan kekompakan ini terus terjaga," ujarnya.
Lebih lanjut, Marwas menegaskan bahwa jabatan Ketua LAK yang diembannya bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan. Untuk itu, ia mengharapkan dukungan, kepercayaan, dan kerja sama dari seluruh pemangku adat, pemerintah daerah, alim ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat Kampar.
"Amanah ini merupakan harapan yang sangat besar. Karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan dan support dari kita semua, sehingga Lembaga Adat Kampar dapat menjalankan posisi strategisnya dalam kehidupan masyarakat sehari-hari," tegasnya.
Marwas juga berharap LAK ke depan semakin berperan dalam menjaga marwah adat, memperkuat persatuan masyarakat, serta membimbing anak kemenakan agar tetap mengenal dan menghormati nilai-nilai luhur budaya yang diwariskan para leluhur.
Baginya, pelestarian adat tidak cukup hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata, pembinaan generasi muda, penguatan hubungan antarkenegerian, serta menghidupkan fungsi adat dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan melalui musyawarah dan mufakat.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga sinergi dengan pemerintah dan alim ulama melalui falsafah **Tali Bapilin Tigo, Tigo Tungku Sajarangan**, sehingga pemerintah, ulama, dan Ninik Mamak dapat berjalan seiring serta saling melengkapi dalam menjaga keharmonisan masyarakat.
Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, Marwas berharap Lembaga Adat Kampar semakin kokoh menjalankan perannya sebagai penjaga marwah, pemersatu masyarakat, dan penerus nilai-nilai adat yang berlandaskan syariat Islam.
"Adat merupakan identitas dan kehormatan masyarakat Kampar. Mari kita jaga bersama, kita lestarikan, dan kita wariskan kepada generasi penerus. Dengan kebersamaan dan dukungan seluruh pihak, insyaallah adat Kampar akan tetap tegak dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat," tutup Marwas.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, Anggota DPR RI asal Kampar Dr. Syahrul Aidi Maazat, Lc., MA, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., anggota DPRD Kabupaten Kampar, Penasehat LAK Kampar H. Jefry Noer, SH, tokoh masyarakat Riau H. Saleh Djasit, SH, Kasat Intel Polda Riau Kombes Pol. Dwi Mulyanto, S.I.K., S.H., M.Si., Forkopimda Riau dan Forkopimda Kampar, LAM Riau, Mewakili Kadis Pariwisata Riau, BUMD, Perusahaan para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, Camat Se Kabupaten Kampar, Ninik Mamak se-Kabupaten Kampar, Sighompu, serta anak kemenakan dan undangan lainnya. (Red)
(ProDokpim Kampar/Pdy)

Posting Komentar