GASPOLNEWS // Pekanbaru, 28 November 2025 – Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Riau mengadakan pertemuan silaturahmi dengan Komando Daerah Militer (Kodam) XIX/Tuanku Tambusai di Markas Kodam, Ruangan Kerja Pangdam. Pertemuan ini bertujuan untuk menjalin kolaborasi strategis antara kelompok intelektual muda dengan aparat keamanan, khususnya dalam upaya bersama menjaga kelestarian Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), salah satu paru-paru dunia yang ada di Riau.
Acara silaturahmi ini dihadiri oleh Panglima Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP. Dan Kasdam Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E., M.M. beserta jajaran, dan perwakilan pengurus Forum Alumni BEM Riau yang dipimpin oleh Heri guspendri, SP., M.Sos didampingi pengurus lainnya saudara Darmadi, SP sebagai bendahara Fabem Riau.
• Kolaborasi Demi Penyelamatan TNTN •
Dalam sambutannya, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai menyambut baik inisiatif dari para alumni BEM Riau. Beliau menegaskan bahwa pengamanan TNTN merupakan prioritas dan memerlukan dukungan serta peran aktif dari seluruh elemen masyarakat.
"Isu di TNTN bukan hanya masalah keamanan semata, tetapi juga masalah konservasi, lingkungan, dan penegakan hukum. TNI, khususnya Kodam XIX/Tuanku Tambusai, berkomitmen penuh untuk menjaga kawasan ini. Namun, kami tidak bisa bekerja sendirian. Sinergi dengan akademisi dan kelompok masyarakat, seperti Forum Alumni BEM Riau, sangat krusial," ujar Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP.
Sementara itu, Ketua Forum Alumni BEM Riau Heri guspendri, M.Sos menyampaikan bahwa Forum Alumni BEM Riau siap menjadi mitra strategis Kodam dalam upaya kolaboratif ini.
"Sebagai bagian dari masyarakat Riau yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan, kami merasa terpanggil untuk ikut berkontribusi. Kami menawarkan peran kami dalam bidang edukasi, sosialisasi hukum, dan pengawasan berbasis data yang dapat mendukung tugas-tugas Kodam di lapangan. Kami yakin, dengan kolaborasi, upaya pengamanan TNTN dari pembalakan liar, perambahan, dan konflik lahan dapat lebih efektif dan berkelanjutan," jelas Heri guspendri, M.Sos Ketua Forum Alumni BEM Riau.
💡 Rencana Aksi Bersama
Pertemuan ini menghasilkan beberapa poin kesepakatan untuk ditindaklanjuti, di antaranya:
Penyelenggaraan Diskusi Terbatas Bersama (FGD) yang melibatkan pakar lingkungan, hukum, dan perwakilan masyarakat adat untuk merumuskan solusi komprehensif.
Program Edukasi dan Sosialisasi hukum konservasi kepada masyarakat di sekitar kawasan penyangga TNTN yang didukung oleh personel Kodam.
Penyediaan Data dan Kajian oleh Forum Alumni BEM Riau untuk mendukung perencanaan operasi pengamanan TNTN oleh Kodam.
Melalui sinergi ini, diharapkan upaya pengamanan dan pelestarian Taman Nasional Tesso Nilo dapat berjalan lebih masif dan terstruktur, demi mewujudkan Riau yang aman, lestari, dan berdaya saing.
(RLs/Red)

Komentar0