BSY6Tpd7TfW7TfOpGpY6TpMiTA==

Bau Limbah Diduga Cemari Lingkungan, Ditjenpas Riau Minta Maaf di Tengah Sorotan Publik


GASPOLNEWS || PEKANBARU — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Maizar, menyampaikan klarifikasi terkait pemberitaan dugaan pembuangan limbah septictank yang menimbulkan bau tidak sedap di sekitar Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru. Jl. Pemasyarakatan  Tengkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya 

Dalam keterangannya kepada awak media, Senin (30/3/2026), Maizar menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kondisi yang terjadi. Perlu kami tegaskan bahwa pihak Lapas tidak pernah memiliki niat untuk mencemari lingkungan maupun mengabaikan aspek kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti dugaan tersebut melalui pengecekan teknis secara menyeluruh terhadap sistem pengelolaan limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru.

“Kami akan melakukan evaluasi dan pemeriksaan secara komprehensif terhadap sistem sanitasi dan pengelolaan limbah yang ada, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar,” tambahnya.

Selain itu, Kanwil Ditjenpas Riau juga akan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, termasuk dinas lingkungan hidup serta pihak teknis lainnya, untuk memastikan penanganan dilakukan secara tepat dan terukur.

“Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar pengelolaan limbah ke depan lebih optimal dan tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Maizar menegaskan bahwa pihaknya membuka ruang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk menyampaikan masukan, informasi, maupun laporan sebagai bagian dari upaya perbaikan.

“Kami membuka diri terhadap setiap masukan dari masyarakat. Hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi kami dalam melakukan pembenahan ke depan,” katanya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, seluruh proses evaluasi dan perbaikan akan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Ia berharap adanya sinergi antara pihak lapas, pemerintah daerah, dan masyarakat guna menciptakan solusi yang cepat, tepat, dan berkelanjutan.

“Kami berharap dukungan dan kerja sama dari semua pihak agar permasalahan ini dapat segera ditangani dengan baik demi menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan bersama,” tutupnya.

(ST/RED) 

Komentar0

Type above and press Enter to search.