BSY6Tpd7TfW7TfOpGpY6TpMiTA==

Perkuat Iman dan Harapan, Warga Binaan Kristen Lapas Pekanbaru Ikuti Ibadah Bersama Gereja HKBP Bethesda Ressort Rajawali


GASPOLNEWS || PEKANBARU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menyelenggarakan kegiatan pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Kristen melalui ibadah rutin di Gereja Interdenominasi Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Rabu (22/7). Kegiatan berlangsung dengan tertib, khusyuk, dan penuh sukacita sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian di bidang kerohanian.

Ibadah dipimpin oleh pengkhotbah beserta tim pelayanan dari Gereja HKBP Bethesda Ressort Rajawali, yang hadir untuk melayani warga binaan melalui puji-pujian, doa bersama, pembacaan Firman Tuhan, dan penyampaian khotbah yang mengangkat pesan tentang kasih, pengharapan, pengampunan, serta pentingnya hidup dalam iman dan terus memperbaiki diri.

Seluruh warga binaan yang mengikuti ibadah tampak antusias dan menghayati setiap rangkaian kegiatan. Suasana ibadah yang penuh kekeluargaan memberikan ketenangan batin serta menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai spiritual selama menjalani masa pembinaan.

Pelaksanaan ibadah ini merupakan wujud komitmen Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam memenuhi hak warga binaan untuk menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya. Selain sebagai pemenuhan hak beribadah, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian yang bertujuan membentuk karakter, meningkatkan kualitas moral, serta mempersiapkan warga binaan agar dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, mengatakan bahwa pembinaan kerohanian merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan yang tidak hanya berfokus pada pembentukan sikap dan perilaku, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai keimanan.

"Pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan. Melalui kegiatan ibadah yang dilaksanakan secara rutin, kami berharap warga binaan dapat memperkuat iman, membangun karakter yang lebih baik, serta memiliki semangat untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan. Lapas Kelas IIA Pekanbaru berkomitmen untuk memenuhi hak setiap warga binaan dalam menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya sebagai wujud pembinaan yang humanis, inklusif, dan berkelanjutan," ujar Yuniarto.

Lapas Kelas IIA Pekanbaru terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis, inklusif, dan berkesinambungan bagi seluruh warga binaan tanpa membedakan latar belakang agama. Dengan dukungan para pembina rohani dan mitra gereja, diharapkan kegiatan ibadah ini mampu menjadi wadah pembentukan karakter, menumbuhkan harapan baru, serta memperkuat kesiapan warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

Sumber: Humas Lapastik Pekanbaru/Gobah.

Komentar0

Type above and press Enter to search.